FUNGSI KOMPONEN - KOMPONEN UTAMA SISTEM BAHAN BAKAR MOBIL EFI (FUEL SYSTEM)
Selamat
datang di komponen-komponen utama sistem bahan bakar mobil EFI (fuel
system). Artikel ini akan membahas tentang Komponen-komponen utama pada
sistem bahan bakar mobil EFI dan fungsi dari komponen-komponen utama
tersebut.
Sistem bahan bakar adalah sebuah sistem untuk menyediakan
bahan bakar sesuai dengan kebutuhan mesin untuk pembakaran. Bahan bakar
mengalir dari tangki bahan bakar dihisap oleh pompa bahan bakar lalu
dikirim ke pipa delivery melalui saringan bahan bakar. Bahan bakar yang
dikirim melalui pipa delivery akan di injeksikan dedalam intake
manifold oleh injektor disetiap silinder sesuai dengan signal yang
diterima oleh Electronic Control Unit (ECU). Tekanan bahan bakar di
dalam pipa delivery, selalu dipertahankan lebih tinggi dari tekanan di
dalam intake manifold oleh pressure regulator pada tekanan 2,9 Kg/Cm
pangkat 2. Dengan cara ini jumlah bahan bakar yang di injeksikan akan
selalu konstan. Selanjutnya kelebihan bahan bakar akan di alirkan
kembali ke tangki bahan bakar melalui pipa pengembalian. Ke empat
injektor dipasang pada intake manifold disetiap silindernya. Signal
injeksi yang diterima injektor akan membuka selenoid dan mensupplay
bahan bakar kedalam intake manifold.
Gambar Fuel System
Komponen-Komponen Utama dari Sistem Bahan Bakar Mobil EFI (Electric Fuel Injection) antara lain :
POMPA BAHAN BAKAR (FUEL PUMP)
Pompa
bahan bakar terdiri dari rotor yang diputar oleh motor, pump spacer
berfungsi sebagai flens luar dan roller sebagai seal antara rotor dan
spacer. Jika motor berputar, maka rotor ikut berputar sehingga roller
akan bergerak keluar karena gaya centripugal. Gerakan ini menyebabkan
volume menyempit dan bahan bakar mulai dipompakan. Bahan bakar akan
mengalir dalam motor unit, menekan check valve dan mengalir melalui
silencer, kemudian bahan bakar keluar dari pompa. Silincer berfungsi
menyerap tekanan bahan bakar dan mereduksi suara. Relief valve berfungsi
untuk mencegah naiknya tekanan dari batas yang ditentukan dan check
valve berfungsi untuk mempertahankan sisa tekanan didalam sistem saluran
bahan bakar jika mesin mati , agar mudah dihidupkan.
Pompa bahan
bakar terdiri dari 2 tipe yaitu tipe terpasang didalam tangki (in-tank
type) dan tipe diluar tangki (in-line type). Saat ini tipe in-tank type
yang paling banyak digunakan. Kedua tipe pompa bahan bakar ini biasa
disebut tipe wet, meskipun motor menyatu dengan pompa dan bagian dalam
pompa terisi dengan bahan bakar.
PENTING !
Mesin akan mati jika pompa tidak bekerja.
Sarigan bahan bakar yang tersumbat dapat mengakibatkan penurunan kinerja pompa sehingga dapat menurunkan output mesin.
Meskipun
bahan bakarmelewati motor, dan bagian motor terisi bensin tetapi tidak
ada suara (oxigen). Meski kenderaan kehabisan bahan bakar, udara tidak
dapat masuk kedalam saluran bahan bakar, karena saluran terisi dengan
uap bahan bakar. Oleh karena itu tidak akan mengakibatkan kebakaran
karena percikan api dari brush (sikat-sikat).
Pompa tidak dapat dibongkar, dan harus diganti dalam satu unit, jika terjadi kerusakan.
FUEL FILTER (SARINGAN BAHAN BAKAR)
Saringan
bahan bakar menyaring kotoran dan benda-benda asing dari bahan bakar.
saringan bahan bakar dipasang dibagian saluran tekanan tinggi dari pompa
bahan bakar.
PENTING !
Jika saringan muali tersumbat, tekanan
yang dihasilkan akan turun, sehingga mesin sukar hidup, mesin kehilangan
tenaga, dan sebagainya.
PRESSURE REGULATOR
Pressure regulator
mengatur tekanan bahan bakar ke injektor-injektor. Jumlah injeksi bahan
bakar dikontrol sesuai lamanya signal yang diberikan ke injektor, oleh
karena itu tekanan konstan di injektor harus dipertahankan. Dengan
adanya tekanan yang berubah-ubah pada bahan bakar (karena injeksi) dan
perubahan kevacuman di intake manifold, banyaknya bahan bakar yang
diijeksikan sedikit berubah meskipun signal injeksi dan tekanan bahan
bakar tetap.
INJECTOR (INJEKSTOR)
Injector adalah nosel yang
bekerja secara elktromagnet dan akan menginjeksikan baha bakar sesuai
dengan signal dari Electronic Control Unit (ECU). Injektor dipasang
dengan insulator ke intake manifold atau kepala silinder dekat lubang
masukan dan dihubungkan dengan delivery pipe.
Cara Kerja
Jika
signal dari ECU diterima oleh coil selenoid, plunger akan tertarik
melawan pegas. Karena needle valve dan plunger merupakan satu unit,
valve juga tertarik dari dudukannya dan bahan bakar akan diijeksikan.
Volem bahan bakar yang diinjeksikan diatur oleh lamanya signal yang
diterima. Injeksi akan terjadi selama needle valve terbuka.
PENTING !
Pemasangan
injektor sudah benar jika injektor dapat diputar ke belakang dan ke
depan dengan tangan secara mudah Jika injektor tidak dapat di putar
dengan tangan biasanya ada kesalahan atau kerusakkan pada O-ring.
Jika
menggunkan bensin dengan kandungan sulfur yang tinggi, endapan sulfur
carbon akan menumpuk pada needle valve, menyebabkan pengurangan volume
injeksi dan tenaga mesin kurang, backfiring, idling kasar dan
sebagainya.
Demikianlah artikel mengenai fungsi komponen-komponen
utama sistem bahan bakar dari mobil EFI, dan semoga artikel ini
bermanfaat bagi pembaca (khusus) dan bermanfaat bagi kita semua (umum).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar